Selasa, 04 Oktober 2011

Bab 2 E-Business Global: Bagaimana Bisnis Menggunakan Sistem Informasi.

Bab 2
E-Business Global: Bagaimana Bisnis Menggunakan
Sistem Informasi.
2.1 Proses Bisnin dan Sistem Informasi
Agar dapat beroperasi, bisnis harus berhubungan dengan banyak bagian  berbeda dari informasi mengenai pemasok, pelanggan, karyawan dan tagihan pembayaran, dan tentu saja produk dan jasa mereka. Sistem imformasi memungkinkan perusahaan mengelola seluruh informasinya, membuat keputusan yang lebih baik, dan meningkatkan pelaksanaan proses bisnis mereka.

Proses Bisnis
Sitem informasi adalah preses meningkatkan bisnis yang terletak pada inti bisnis. Jadi, penting untuk memahami / mengerti apa yang dimaksut dengan “proses bisnis”. Proses bisnis juga mengacu kepada cara unik dimana menejer memilih untuk mengoordinasikan pekerjaan. Sebagai contoh, hampir semua bisnis memiliki cara untuk memperkerjakan karyawan, proses memperkerjakan karyawan adalah proses bisnis dalam penyertian bahwa hal itu adalah seperangkat aktifitas yang digunakan perusahaan untuk memperkerjakan karyawan baru.
Lebih jauh lagi, kinerja perusahaan tergantung pada seberapa baik proses bisnis di rancang dan dikoordinasikan. Proses bisnis perusahaan menjadi sumber perusahaan yang kompetitif jika dapat memungkinkan perusahaan untuk berinovasi atau untuk menjalankannya dengan lebih baik dari pesaingnya.

Bagaimana Teknologi Informasi Meningkatkan Proses BIsnis: Efisien dan perubahan
Bagaimana tepatnya sistem informasi meningkatkan proses bisnis? Dua cara yang utama adalah meningkatkan efisiensi proses yang telah ada dan memungkinkan keseluruhan proses baru yang memungkinkan perubahan bisnis. Sistem informasi mengotomatiskan banyak tahap pada proses bisnis yang sebelumnya dilakukaan secara manual. Teknologi baru benar-benar dapat merubah arus informasi, menggantikan langkan berurutan dengan tugas yang dapat dilakukan bersama secara paraler, dan menghilangkan penundaan pada pembuatan keputusan.
      
2.2 Jenis Sistem Informasi Bisnis
Sekarang setelah anda mengerti proses bisnin, waktunya untuk melihat lebih dekat pada jenis-jenis sistem informasi yang mendukung proses bisnis perusahaan. Oleh karena bisnis mungkin memilki 10 atau bahkan ratusan proses bisnis yang berbeda, dan karena terdap orang-orang, keahlian, dan tingkat yang berbeda pada organisasi, terdapat jenis-jenis sistem yang berbeda. Tidak ada sistem tunggal dapat memberikan/ menyediakan seluruh informasi yang dibutuhkan oeh sebuah perusahaan. Bahkan perusahaan besar dan menengah pun memiliki ribuan program komputer dan ratusan sistem yang berbeda. 

Sistem dari sudut pandang fungsional
Pembahasan akan dimulai dengan sistem menggunakan sudut pandang fungsional, karena beginilah cara anda mungkin pertama kali berjumpa dangan sistem pada bisnis. Sebagai contoh jika anda berkosentrasi pada pemasaran dan bekerja pada pemasaran pertama-tama anda akan bekerja pada pekerjaan dengan sistem informasi pemasaran. Jika anda memiliki konsentrasi pada akuntansi anda akan bekerja pada sistem akuntansi dan keuangan pertama-tama.

Sistem Penjualan Dan Pemasaran
Fungsi penjualan dan pemasaran bertanggung jawab dalam menjual produk atau jasa organisasi. Pemasaran memperhatikan mengenai pelanggan produk atau jasa perusahaan, menentukan kebutuhan dan keinginan pelanggan, merencanakan dan mengmbangkan produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan, dan mengiklankan serta mempromosikan produk atau jasa ini.

Sistem Manufaktur dan Produksi   
Fungsi manufaktur dan produksi bertanggung jawab untuk benar-benar menproduksi barang dan jasa perusahaan. Sistem manufaktur dan produksi berhubungan dengan perencanaan, pengembangan, dan pemeliharaan fasilitas produksi, penetapan sarana produksi, pengadaan, penyimpangan, dan ketersediaan bahan  produksi, dan penjadwalan perusahaan, bahan baku, fasilitas, dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk memproduksi produk akhir.



Sistem Keuangan dan Akuntansi
Fungsi keuangan bertanggung jawab mengelola aset keuangan perusahaan, seperti uang tunai, saham, obligasi, dan investasi lainnya, untuk memaksimalkan pengembalian atas aset keuangan ini. Fungsi keuangan juga bertanggung jawab dalam mengelola kapitalisasi perusahaan, untuk menentukan apakah perusahaan mandapatkan pengembalian terbaik atas investasinya, fungsi keuangan harus memperoleh sejumlah informasi yang banyak dari sumber eksternal perusahaah.
Fungsi akuntansi bertanggungjawab menjaga dan mengelola catatan keuangan perusahaan—penerima, pembayaran, depresiasi, penggajian—untuk menghitung arus dana dalam perusahaan. Bagian keuangan dan akuntansi berbagi masalah dengan yang terkait bagaimana menjaga jejak aset keuangan dan arus dana perusahaan.

Sistem Sumber Daya Manusia
Fungsi sumber daya manusia bertanggung jawab untuk menarik, mengembangkan dan mempertahankan, dan mempertahankan tenaga kerja peusahaan. Sistem Infomasi Sumber Daya Manusia mendukung aktifitas seperti mengenal karyawan potensial, menjaga catatan lengkap mengenai karyawan yang ada, dan menciptakan program untuk mengembangkan bakat dan keahlian karyawan.

2.3 Sistem Yang Melingkupi Perusahaan
Menelaah seluruh sistem yang berbeda yang baru saja di gambarkan, mungkin anda bertanya-tanya bagaimana sebuah bisnis dapat mengelola seluruh informasi pada sistem-sistem yang berbeda ini. Mungkin anda bertanya seberapa mahal mempertahankan sekian banyak sisten yang berbeda-beda, faktanya, semua ini adalah tanggapan/pertanyaan yang bagus dan merupakan tantangan bagi bisnis saat ini.

Aplikasi Perusahaan
Membuat seluruh aplikasi yang berbeda bekerja sama pada perusahaan adalah tantangan utama. Umumnya, perusahaan berjalan bersama melalui pertumbuhan moral ‘organik’ atau internal dan melalui akuisisi perusahaan yang lebih kecil. Setelah priode akuisisi, perusahaan berakhir dengan sekumpulan sistem, kebanyakan lebih tua, dan menghadapi tantangan untuk membuat semuanya berbicara satu sama lain dan berkerja bersama sebagai satu sistem yang koperat.

Sistem Perusahaan
Sebuah organisasi besar umumnya memillikibenyak jenis sistem informasi berbeda yang dibangun di sekitar fungsi, tingkatan organisasi, dan proses bisnis yang berbeda yang tidak dapat bertukar informasi secara otomatis. Manajer mungkin mengalami waktu yang sulituntuk menyatukan dana yang dibutuhkan untuk gambaran konprehensip dan menyalurkan dari operasi organisasi.
Sebagai contoh, personalia penjualan pada saat menetapkan pesanan mungkin tidak dapat mengatakan apakah barang yang dipesan ada pada persdiaan, pelanggan tidak dapat melacak pesanannya, dan bagian produksi tidak dapat bekomunikasidengan mudah dengan bagian keuangan untuk merencanakan produksi baru.

Sistem Manajemen Rantai Pasokan
Sistem manajemen rantai pasokan membantu bisnis mengelola hubungan dengan pemasok mereka. Sistem ini menyediakan informasi untuk membantu pemasok, perusahaan pembeli, distributor, dan perusahaan logistik untuk berbagi informasi mengenai pemesanan, produksi, tingkat persediaan, dan pengantaran produk dan jasa agar mereka dapat mencari sumber, memproduksi, dan mengirim barang dan jasa secara efisien.

Sistem Manajemen Hubungan Pelanggan
Sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM) membantu perusahaan mengelola hubungan dengan pelanggan. Sistem CRM menyediakan informasi untuk mengoordinasikan seluruh proses bisnis yang berhubungan dengan pelanggan dalam hal penjualan, pemasaran, dan pelayanan untuk mengoptimalkan pendapatan, kepuasan pelanggan, dan mempertahaankan pelanggan.
Di masa lalu, proses perusahaan untuk penjualan, pelayanan, dan pemasaran sangat terpisah, dan departemen-departemen ini tidak berbagi informasi penting pelanggan. Beberapa informasi mengenai pelanggan tertentu mungkin disimpan dan dikelola dalam bebtuk rekening orang tersebut dengan peusahaan.

Sietem Manajemen  Pengetahuan
Nilai dari produk dan jasa perusahaan tidak hanya berdasarkan sumber daya fisiknya tatapi juga aset pengtahuan yang tidak terwujud. Dengan beberapa perkiraan, hamper separuh dari nilai pasar saham peusahaan dihasilkan dari aset tak berwujud, sebagian besarnya adalah pengetahuan. Sistem ini juga menghubungkan perusahaan ke sumber pengetahuan eksternal. Aplikasi pengelolaan manajemen lainnya menggunakan teknik cerdas yang memodifikasi pengetahuan untuk penggunaan untuk anggota lain di organisasi dan peralatan untuk menemukan pengetahuan yang mengenali pola dan hubungan penting pada sekelompok besar data.

INTERNAL DAN EKSTERNAL
Aplikasi perusahaan menciptakan perubahan mendalam pada cara perusahaan menjalankan bisnisnya, dan sering kali malah diterapkan. Perusahaaan yang tidak memiliki sumber daya uantuk berinvestasi pada aplikasi perusahaan tetap dapat mecapai beberapa pengukura intregrasi informasi dangan menggunakan internal dan eksternal yang diperkenalkan pada bab 1.
Internal pada umumnya menyediakan informasi kepada pada pengguna melelui portal tersendiri yang menyediakan titik akses tunggal terhadap informasi dari berbagai sistem yang berbeda dan untuk mendokumentasiukan menggunakan antar muka Wab. Sama halnya seperti porta umum yahoo! Menggabungkan informasi dari berbagai sumber, dan dapat dimodifikasi sesuai prefernsi pengguna.
Ekternal mempercepat arus informasi diantara perusahaan dengan pemasok dan pelanggannya. SwissAir menggunakan eksternal untuk menyediakan data tarif kepaga agen perjalanan dari internalnya secara elektronik. Eksternal mengizinkan perusahaan-perusahaan yang berbeda untuk berkerja bersama pada rancangan produk, pemasaran dan produksi.

E-BUSINESS, E-COMMERCE, DAN E-GOVERNMENT
Sistem dan teknologi yang baru saja di gambarkan telah mengubah hubungan perusahaan dengan pelanggan, karyawan, pemasok dan mitra logistik menjadi hubungan digital menggunakan jaringan internet. Begitu bisnis kini dimungkinkan atau didasarkan pada jaringan digital hingga istilah bisnis elektronik dan perdagangan elektronik akan sering digunakan dalam buku ini. Bisnis elektronik atau e-business, mencangkup pada penggunaan teknologidan digital untuk menjalankan proses bisnis utama pada perusahaan. Hal ini juga termasuk perdagangan elektronik atau e-commerce. E-commerce adalah bagian dari e-business yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui internet. E-government mencakup pada aplikasi internet dan telnologi jaringan untuk secara digital memungkinkan hubungan pemerintah dan agen sector public dengan masyarakat, bisnis, dan perpanjangan pemerintah lainnya.    


2.4 Fungsi Sistem Informasi Pada Bisnis
Telah di lihat bahwa bisnis membutuhkan sistem informasi untuk beroperasi saat ini dan bisnis menggunakan berbagai jenis sistem yang berbeda. Tetapi siapa yang bertanggung jawab menjalankan sistem ini? Sispa yang bertanggung jawab memastikan piranti keras, piranti lunak, dan teknologi lainnya yang digunakan oleh sistem ini berjalan sesuai dengan dan selalu baru? Penggunaan akhir mengelola sistem dari sudut pandang bisnis,tetapi mengelola teknologi membutuhkan sistem informasi yang khusus.
Pada saat perusahaan, kecuali perusahaan kecil, departemen sistem informasi adalah unit organisasi formal yang bertanggung jawab atas jasa teknologi informasi. Departemen teknologi informasi bertanggung jawab untuk memelihara piranti keras, lunak, penyimpanan data, dan jaringan yang mencakup infrastruktur teknologi informasi perusahaan.

Departemen Sistem Informasi     
Departemen sitem informasi terdiri atas spesialis, seperti programmer, analis sistem, pemimpin proyek, dan manajer sistem informasi. Programmer adalah sepesialis teknik yang sangat terlatih yang menulis instruksi peranti lunak untuk komputer. Analis sistem adalah termasuk panghubungan utama antar kelompok sistem informasi dengan seluruh organisasi. Manajer sistem informasi adalah pemimpin programmer dan analis, menejer proyak, menejer fasitalis fisik, menejer telekomunikasi, dan spesialis data.

Mengelola Fungsi Sistem Informasi
Perusahaan yang sangat kecil dengan karyawan yang kuran dari 100 tidak akan memiliki kelompok sistem informasi formal. Perusahaan ini hanya akan memiliki satu atau dua karyawan yang bertanggung jawab menjaga jaringan dan aplikasinya berkerja, atau mungkin menggunakan konsultan untuk jasa ini.
Perusahaan yang lebih besar akan memiliki departemen sistem informasi yang tepisah, yang mungkin dikelola melalui beberapa lini yang berbeda, tergantung pada sifat alami dan kepentingan perusahaan. Terkadang anda akan melihat pengaturan yang terdesentralisasi dimana setiap arena fungsional bisnis memiliki departemen sistem informasinya sendiri dan manajemen umumnya melapor kepada manajer senior atau CIO.



2.5 Praktik Aplikasi SIM
Proyek pada bagian ini memberikan anda pengalaman langsung menganalisis data keuangan dan penjualan perusahaan untuk menilai kinerja bisnis dan profitabilitas, menggunakan spreadsheet untuk meningkatkan pembuatan keputusan mengenai pemasok, dan menggunakan piranti lunak internet untuk merencanakan rute transportasi yang efisien.

Menganalisis Kinerja Keuangan
Sebagai bagian dari analisis anda terhadap perusahaan mengenai manajemen, anda telah diminta untuk menganalisis data kinerja keuangan Dirt Bikes dan mempersiapkan laporan untuk manajemen. Setelah data keuangan terpiih Dirt Bikes dengan perkenalan Dirt Bikes, yang dapat ditemukan di situs Wap London.
Gunakan industri pada situs Wab Laudon dan piranti lunak spreadsheet anda untuk menghitung margin kotor dan bersih pada laporan laba rugi Dirt Bikes dari tahun 2004 sampai tahun 2006. Anda juga dapat membuat grafis yang menunjukkan pergerakan pergerakan pada bagian terpilih data laporan laba rugi dan neraca Dirt Bikes jika anda mau.

Modul Pelacak Pembelajaran 
Tantangan dalam menggunakan sistem informasi bisnis. Pelacakan pembelajaran ini memberikan kajian singkat mengenai permasalaha uatama manajemen yang timbul oleh sistem informasi dan potensi pemecahannya. Pelackan pembelajaran ini juga memberikan perkenalan bermanfaat terhadap permasalahan penerapan sistem informasi yang digambarkan buku ini.                       


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar